Maurizio Sarri akhirnya berhasil meraih gelar juara major pertama di sepanjang kariernya sebagai pelatih sepak bola. Ia sukses meraih gelar juara ketika mengantarkan Chelsea memenangi Liga Europa musim 2018/19 setelah di partai puncak mengalahkan Arsenal dengan skor 4-1. Menariknya lagi, trofi tersebut dia persembahkan di musim perdananya melatih Chelsea, setelah sebelumnya menjabat sebagai pelatih Napoli.

Di musim perdananya, ia sukses mempersembahkan 39 kemenangan dari 63 pertandingan yang dijalaninya, atau dengan mencatat 61,9 persen kemenangan di musim 2018/19. Catatan itu hanya kalah dari Jose Mourinho yang mencatat 71,28 persen kemenangan ketika pertama kali menangani Chelsea pada musim 2004/05 yang lalu. Prestasi Sarri di musim ini bersama Chelsea juga semakin menambah panjang daftar arsitek asal Italia yang sukses bersama The Blues. Berikut adalah deretan pelatih asal Italia yang meraih kesuksesan ketika melatih Chelsea.

Gianluca Vialli

Gianluca Vialli mulai menangani Chelsea pada Februari 1998 menggantikan Ruud Gullit yang dipecat. Di bawah nahkoda Vialli hingga September 2000, Chelsea berhasil mencatat 76 kali kemenangan dari 143 pertandingan dengan persentase 53,15 persen. Selama menangani Chelsea, Vialli sukses mempersembahkan beberapa piala bergengsi seperti trofi Liga Inggris (1997/98), Piala FA (1999/00), Charity Shield (2000), Piala Winners (1997/98), dan Piala Super Eropa (1998).

Carlo Ancelotti

Sejak Roman Abramovich mengakuisisi Chelsea pada tahun 2003, The Blues baru mendapat kesempatan bekerja sama dengan pelatih Italia pada Juli 2009 dengan menunjuk Carlo Ancelotti. Di bawah tangan dinginnya, Ancelotti berhasil mempersembahkan tiga trofi bergengsi di musim perdananya, yakni trofi Liga Premier Inggris (2009/10), Piala FA (2009/10), dan Community Shield (2009). Selama menangani Chelsea, Ancelotti berhasil mencatat 67 kemenangan dari 107 pertandingan atau meraih 61,47 persen kemenangan.

Roberto Di Matteo

Roberto Di Matteo awalnya hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara setelah Andre Villas-Boas dipecat pada Maret 2012 yang lalu. Di bawah tangan dinginnya, Di Matteo mampu mempersembahkan Piala FA dan gelar juara Liga Champions yang perdana untuk The Blues. Namun setelah dipermanenkan pada Juni 2012, Di Matteo gagal mengulang pencapaian apiknya dan harus dipecat lima bulan kemudian. Selama menangani Chelsea, pelatih berkepala plontos itu mampu mencatat 57,1 persen kemenangan.

Antonio Conte

Antonio Conte ditunjuk menjadi pelatih Chelsea pada April 2016 yang lalu. Di musim perdananya Conte mampu mempersembahkan gelar juara Liga Premier Inggris, dan di musim berikutnya dia berhasil mengantarkan Chelsea meraih gelar juara Piala FA. Namun kemudian dia dipecat pada Juli 2018, dan mantan arsitek Juventus itu pergi meninggalkan Chelsea dengan mencatat 65,1 persen kemenangan. Kalau kamu juga ingin menang dan mendapat banyak keuntungan dalam bermain Joker123, langsung saja kunjungi Beosjapan.com.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *